Category Archives: Cerita

Siap menang, siap kalah

Dalam setiap kompetisi atau perlombaan, selalu ada yang menang, tetapi juga harus ada yang kalah. Kalau semuanya menang, atau semuanya kalah namanya bukan kompetisi. Jika Anda siap mengikuti sebuah kompetisi, Anda harus bersiap untuk menang, tetapi juga harus siap kalah.  Sebagian besar dari kita, mempersiapkan diri untuk menang dan melupakan untuk siap kalah, bahkan menurut saya siap kalah jauh lebih penting dari pada siap menang. Siap menang atau siap kalah merupakan bagian dari sportifitas. Orang yang tidak siap menang atau kalah berarti belum bisa dikatakan sportif.

Banyak Link Putus (Broken Link) Trus … ?

Jika Anda pengunjung setia blog ini, pasti pernah menjumpai link-link yang putus/broken link. Penyebabnya adalah:
1. Blog ini pernah terkena malware. Malware adalah perangkat perusak (bahasa Inggris: malware, berasal dari lakuran kata malicious dan software) adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, peladen atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik. Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu atau mengusik.[1] Istilah ‘virus computer’ terkadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus.(sumber:id.wikipedia.org)

Cuti Blogging

Sebelumnya saya mohon maaf kepada para pengunjung setia blog ini karena beberapa bulan tidak update. Cukup banyak alasan mengapa beberapa bulan ini saya tidak posting di blog Istiyanto.Com.

Benarkah Teknlogi Memacu Minat Belajar Siswa ?

Tulisan ini terinspirasi dari komentar seorang pembaca blog saya ketika  saya posting mengenai “Membuat Kuis Matematika dengan Quiz Creator“, yaitu seorang guru dari SDN 1 Tilote. Menurut saya ini merupakan dampak positif penggunaan tekologi dalam bidang pendidikan. Berikut komentarnya.

Kesibukan di Akhir Tahun Pelajaran

Di akhir tahun pelajaran, semua komponen sekolah disibukkan dengan banyak kegiatan. Siswa sibuk belajar menghadapi ulangan umum, sedangkan guru juga sibuk mengurus koreksi dan nilai. Belum lagi dengan kegiatan-kegiatan sekolah yang juga banyak memerlukan waktu, misalnya penerimaan siswa baru, class meeting, masa orientasi sekolah, rapat kenaikan kelas dan lain-lain.

Ujian Nasional Tidak Lulus 100 Persen, Salah Siapa ?

Jika ada sekolah yang semua siswanya lulus 100 persen adalah biasa. Namun, jika ada sekolah yang semuanya tidak lulus 100 persen adalah luar biasa. Berita mengenai hal tersebut selalu muncul setiap tahun dan sepertinya belum ada usaha yang baik. Yang menjadi pertanyaan: mengapa hal ini bisa terjadi dan siapa yang harus bertanggung jawab dalam permasalahan ini ? Guru, orang tua, kepala sekolah, siswa atau bahkan Depdikanas. Perlu dikaji faktor-faktor apakah yang menyebabkan semua siswa dalam satu sekolah tidak lulus.

Teknologi Tidak Mutlak Masuk Sekolah

Siapa bilang teknologi harus digunakan di sekolah ? Sampai saat ini belum ada penelitian yang jauh mengenai dampak penggunaan teknologi di sekolah khususya di Indonesia. Teknologi bisa membawa dampak yang baik, tetapi juga tidak boleh diabaikan bahwa teknologi juga bisa membawa dampak negatif. Adanya teknologi di sekolah adalah baik. Namun perlu ditinjau kesiapan masing-masing komponen di sekolah. Misalnya, infrastruktur dan sumberdaya manusianya.

Powered by WordPress | Designed by: search engine optimization company | Thanks to seo service, seo companies and internet marketing company