E-Learning, Masih Jauh dari Murah

moodle hosting

Mengapa dalam judul di atas saya katakan bahwa e-learning masih jauh dari murah? Alasannya adalah untuk kebutuhan infrastruktur e-learning diperlukan biaya tidak sedikit. Bagi saya untuk menyediakan infrastruktur e-learning yang memadai masih cukup mahal bagi seorang guru (bukan lembaga). Dan ini saya buktikan ketika saya akan membuat online learning menggunakan LMS Moodle. Sebut saja istiyanto.org. Biaya untuk berlanggananan hosting saja sekitar $6 perbulan, belum termasuk domain. Untuk tahap awal, gak apalah, yang penting bisa online. Ternyata setelah saya install Moodle di hosting tersebut, istiyanto.org masih cukup berat diakses dari Indonesia. Saya tidak ingin menggunakan hosting gratisan, karena kita nanti akan dititipi untuk iklan dari pihak ketiga dan tentunya kualitas servernya belum tentu terjamin.

Alasan saya menggunakan hosting luar negeri adalah karena space yang disediakan cukup besar, begitu juga bandwidthnya. Dari segi harga pun menurut saya masih lebih murah dari hosting di Indonesia. Selain itu jauh-jauh sebelumnya saya sudah melakukan percobaan di hosting-hosting di Indonesia, ternyata sebagian besar hosting di Indonesia tidak begitu support dengan Moodle. Pernah saya disarankan untuk langganan VPS atau Dedicated Server. Wow…biayanya cukup mahal, hampir 700 ribu perbulan. Dari mana saya bisa mendapatkan uang tersebut, karena saya hanya seorang guru biasa tetapi memiliki idealisme untuk membuat e-learning berbasis Moodle dengan hosting dan domain sendiri.

Perjuangan saya tidak berhenti, saya coba searching di Google, untuk mencari hosting luar negri dengan biaya yang terjangkau. Dan saya menemukan NTC Hosting, namun menurut saya biayanya masih terlalu mahal, yaitu sekitar $9 perbulan. Di NTC hosting Moodle sudah termasuk satu bundling, sehingga untuk instalasinya sudah disediakan oleh NTC, jadi kita tinggal mengembangkannya saja. Selain itu kita dapat domain dot com gratis. Namun ya kita haru merogoh kocek sekitar 90 ribu per bulan, tetapi saya juga belum mengecek kualitas servernya. Jika Anda mampu, mari kita bisa bekerja sama.

Menjadi seorang guru harus punya idealisme dan janganlah menjadi guru biasa karena Anda akan ditelan zaman. Idealisme tidak bisa dicapai begitu saja dan harus butuh perjuangan. Semoga idealisme kita terwujud.

Selamat berjuang kawan!!!

Salam,

Istiyanto

3 Responses to E-Learning, Masih Jauh dari Murah

  1. Fran Priyo says:

    Sangat bagus dan sy sangat tertarik untuk mengembangkan media pembelajaran eklektronok karena akan sangat menekan biaya untuk pembuatan buku sehingga dapat menekan biaya pendidikan secara bertahap. Saya sdh membuat beberapa buku dan saat ini yang memakai adalahadalah institusi yang sangat berhati-hati dengan bahan baku kertas sehingga secara tidak langsung turut memelihara lingkungan hidup.

  2. Iwan says:

    Saya sangat tertarik dengan tulisa anda, dapatkah segera menghubungai saya segera via ym, thanks

  3. istiyanto says:

    @iwan:terima kasih mas iwan, saya akan hubungi via YM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by WordPress | Designed by: search engine optimization company | Thanks to seo service, seo companies and internet marketing company