< Browse > Home / Matematika / Blog article: Ketika Dua Kali Dua Sama Dengan Lima

| Mobile | RSS

Ketika Dua Kali Dua Sama Dengan Lima

April 28th, 2009 | 5 Comments | Posted in Matematika

Pada posting sebelumnya pernah saya memberikan sesuatu yang mungkin aneh bagi Anda, yaitu 1 + 1 =0. Hal ini bisa berakibat juga bahwa 1 + 1 = -2. Aneh memang. Tapi pada posting tersebut, saya ingin mengatakan pada Anda, bahwa kita kadang sering mendengar sesuatu yang kita sendiri tidak mengetahui asal-usul mengapa bisa begini dan mengapa bisa begitu. Kita hanya membiarkan sesuatu masuk melalui telinga dan membiarkan kebiasaan-kebiasaan itu berlalu begitu saja.
Saya tidak ingin menjerumuskan Anda ke dalam lubang kesesatan dan kebenaran-kebenaran matematika yang mungkin bagi Anda membosankan atau bahkan membingungkan. Mari kita lihat dengan kepala jernih dan tanpa perlu dipikir berat.

Dua Kali Dua Sama Dengan Lima

Kalau 1 + 1 = 0, mengapa dua kali dua sama dengan lima. Simak penjelasan berikut:

Dalam matematika, untuk membuktikan bahwa sebuah rumus berlaku untuk semua bilangan (misalnya), maka kita harus membuktikan dengan mengambil sembarang bilangan (dinotasikan dengan variabel). Dan jika berhasil, maka pembuktian tersebut sah. Sedangkan jika kita ingin membuktikan bahwa suatu rumus adalah salah, maka kita cukup mengambil salah satu bilangan saja, dan jika terbukti salah, maka rumus tersebut tidak berlaku.

Dalam pembuktian di atas, saya mengambil satu beberapa bilangan saja, dan terbukti bahwa 2 x 2 = 5. Nah, tugas Anda adalah mencari langkah mana yang tidak tepat. Selamat mengamati. Sekali lagi saya tidak ingin meracuni pikiran Anda. Refleksinya adalah: bahwa kita harus selalu bersikap kritis terhadap segala hal yang ada di sekitar kita.

Salam Matematika !!!




Leave a Reply 66 views, 1 so far today |
Follow Discussion

5 Responses to “Ketika Dua Kali Dua Sama Dengan Lima”

  1. Yasin Says:

    mencermati rumus yang anda buat, memang benaR langkah-langkahnya hingga sampai langkah
    A(B-C-A)=B(B-C-A) ADALAH BENAR
    TETAPI YANG PERLU KITA PERHATIKAN ADA BILANGAN BILANGAN YANG PERKECUALIAN
    YANG MUNGKIN BISA KITA SEBUT BILANGANGAN STATIS (DALAM ISTILAH AKADEMIS ENTAH APA AKU BDAH LUPA)
    YAITU BILANGAN 0 (NOL) UNTUK PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN DAN BILANGAN 0 (NOL) DAN 1 (SATU) UNTUK PERKALIAN DAN PEMBAGIAN.
    JADI KESALAHAN YANG TERJADI ADALAH PENGAMBILAN KESIMPULAN DENGAN MEMBAGI KEDUA RUAS DENGAN (b-c_a)
    YANG SECARA SEKILAS AKAN MENGHASILKAN A=B
    KARENA KETIKA RUAS KIRI A(B-C-A)/(B-C-A)=B(B-C-A)/(B-C-A)
    AKAN MENGHASILKAN A.1=B.1
    DENGAN KESIMPULAN A=B
    PADAHAL KITA TAHU A=4 SEDANGKAN B=5
    KHAN TIDAK MUNGKIN
    RUMUS TERAKHIR YANG BENAR ADALAH A(B-C-A)=B(B-C-A) DAN TIDAK PERLU DILANJUTKAN HAL INI KARENA PENJUMLAHAN DARI (B-C-A) NILAINYA ADALAH 0 (NOL) SEHINGGA BERAPAPUN BILANGANNYA BILA DIKALIKAN 0 HASILNYA AKAN 0 (NOL)
    SEHINGGA Ax0=Bx0

  2. Wa2n Says:

    Menarik juga rumus nya
    pada baris A(B-C-A)=B(B-C-A)
    A=B INI… yg tidak bisa (B-C-A) = 0
    dalam pelajaran yg aku dapat pembagian dengan nol tidak didefinikan

  3. istiyanto Says:

    @wa2n: yap, jawaban Anda tidak salah.

  4. Inno Loe Says:

    wkwkwkwk… bapake bapake…

    Iseng tenan. Lagi pak! Yang formatnya teka-teki

  5. ira krisnawaty Says:

    nah itu dia saya juga mo jwb, eh keduluan yasin he he;)

    BILANGAN 0 (NOL) UNTUK PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN DAN BILANGAN 0 (NOL) DAN 1 (SATU) UNTUK PERKALIAN DAN PEMBAGIAN. disebut unsur identitas –>c-u

Leave a Reply


Di Oracle IndonesiaBukit Surya Kaliurang California 2006LPMP 2008Taman SafariParakanE-Learning Award 2008