Pameran Buku “Tidak Seheboh” Pameran Komputer

pameran buku jec

Iklan tentang pameran buku di JEC (Jogja Expo Center) yang terpampang di baliho-baliho jalan Solo Yogyakarta membuat saya tertarik untuk mencoba mengunjungi pameran buku bertajuk “Jogja Book Fair 2008”. Saya memang tidak terlalu mengingat bahwa pameran buku diselenggarakan di JEC, karena biasanya pameran sejenis ini diselenggarakan di gedung Mandala Bhakti Wanitatama. Sehingga ketika saya sampai di pintu masuk JEC saya sempat ragu, benarkah pameran bukunya di JEC ? Hal ini didukung dengan suasana bagian timur JEC yang gelap dan sepi dan juga adanya pameran Invesda Expo yang juga berlangsung di JEC (gak tau baru mulai atau sudah kelar). Tapi ya mungkin saja, karena masih hari pertama ya masih sepi. Pameran buku berlangsung dari tanggal 5 Agustus 2008 sampai dengan 10 Agustus 2008.

Langsung tancap saja ke TKP, saya masuk lewat pintu barat dan ternyata memang ada pameran buku di JEC. Namun saya kaget karena yang antri untuk masuk/parkir sedikit dan tidak seramai ketika ada pameran komputer (saya selalu melihat pameran komputer di JEC). Ah … masa bodoh yang penting niat saya pengen cari dan baca buku sekalian ambil gambar untuk blog ini.

Aha … ambil gambar, tapi ya .. harus minta ijin dulu, sekalian kenalan sama yang jaga (yes, dapat kenalan). Sebenarnya pada pameran ini, saya pengen banget cari buku tentang wayang atau adat istidat jawa, ada tokoh-tokohnya, sekalian cerita hidupnya. Tetapi sampai saat ini saya masih juga belum menemukannya. Biasalah … buat inspirasi hidup. Beberapa cewek buku sebenarnya ada yang saya lirik, tapi setelah dipikir-pikir kok masih belum sreg. Kali ini memang banyak buku tentang wayang/adat jawa, misalnya, mistik jawa, prambanan, manunggaling kawula gusti, semar dan lain-lain. Ya, akhirnya di pameran ini saya cuma lihat-lihat saja dan tidak membeli satu buku pun.

Wah … kalau dibandingkan dengan pameran komputer ya … jauh banget, dari segi pengunjungnya. Biasanya kalau ada pameran komputer, untuk membeli tiket saja harus antri panjang buanget, apalagi di dalam waduh… sampai berjubel-jubel dan itupun di hari pertama pameran, apalagi kalau sudah hari terakhir, gak bisa dibayangkan … manusia tumpah-ruah dalam satu gedung.

Jika saya amati memang setiap tahunnya, event pameran buku tidak semeriah pameran komputer dan pengunjungya juga tidak terlalu banyak. Mungkin saja teknologi internet sudah semakin maju, sehingga banyak yang lebih suka browsing di internet daripada membeli buku. Tapi menurut saya, buku masih memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki internet. Namun, masing-masing memiliki pangsa pasar sendiri-sendiri.

Pameran Buku “Tidak Seheboh” Pameran Komputer | istiyanto | 4.5