Apa kabar semuanya?Ingin soal-soal santai untuk mengisi waktu luang?
Tapi bosan dengan hitung-hitungan? No Problem..
Cobalah ini.. Beberapa teori awal IT..
Beberapa pertanyaan akan menghibur Anda, percayalah!
Soal dapat didownload di sini: Soal
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Sabtu, 22 Oktober 2011 besok saya akan menempuh ujian PLPG di Rayon Universitas Negri Yogyakarta (UNY). Tahap demi tahap telah terlewati. Meskipun agak berat, banyak manfaat yang telah saya peroleh dalam menjalani proses demi proses, setiap hari Sabtu dan Minggu dari pagi hingga sore.
Pada mulanya, saya memilih jalur portofolio di sertifikasi guru 2011 ini dengan bermodalkan sertifikat-sertifikat dari kejuaraan-kejuaraan yang telah saya ikuti dari tingkat propinsi hingga nasional. Pelatihan-pelatihan di tingkat nasional dan internernasioanal pun pernah saya lalui. Namun apa boleh buat, nasib mengatakan lain. Saya harus mengikuti PLPG karena tidak lolos pada seleksi menggunakan ujian online. Mohon maaf, di sisi saya tidak akan menjelaskan dasar mengapa saya tidak lulus ujian online.
Sebenarnya ada banyak pilihan software aplikasi yang dapat kita gunakan untuk eksplorasi dalam pengajaran. Yang terpenting ketika kita menggunakan software aplikasi dalam pengajaran adalah kemudahan dalam penggunaan dan sampainya materi yang akan diberikan ke siswa-siswa kita. Percuma kita menggunakan software yang canggih, tetapi materi malah tidak sampai ke siswa. Hal tersebut bukan berarti bahwa kita antipati terhadap software aplikasi yang canggih. Sebagai tenaga pendidik kita juga harus pandai-pandai memilih media yang akan kita gunakan.
Aktivitas saya mulai kini mulai kembali normal. Setelah selesai menjalani kuliah, kini saya akan memulai lagi rutinitas selain mengajar, yaitu:
1. Blogging
2. Membuat tutorial
3. Membuat buku
4. Bisnis online
5. Mengerjakan proyek-proyek IT
Tentu saja semuanya tidak bisa diselesaikan dalam satu bulan. Butuh proses sekitar 1 tahun untuk mencapai hal tersebut. Porsi lebih besar yang saya jalani adalah blogging dengan membuat tutorial-tutorial yang bermanfaat baik dalam bidang IT maupun Matematika.
Saya kira rekan-rekan sudah akrab dengan salah satu media pembelajaran ini dan tentunya bukan barang baru bagi Anda. Untuk membuatnya Anda bisa menggambar secara manual atau menggunakan perangkat lunak: Free Mind, Mind Manager, XMind dan lain-lain. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkannya dan memadukan dengan pembelajaran di kelas. Sebagus media pembelajaran yang kita buat, akan menjadi percuma jika tidak bisa kita manfaatkan dengan baik.
Media pembelajaran ini bisa kita gunakan untuk mengajar Biologi, Matematika, Fisika, Kimia, Sejarah, Bahasa Indonesia, dll. Jadi media ini digunakan tidak terbatas pada pelajaran-pelajaran yang membutuhkan hafalan saja. Mata pelajaran eksak pastinya juga cocok menggunakan mind mapping.
Hampir lima tahun saya mengajar mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA. Begitu banyak peristiwa dan pengalaman yang saya alami, baik itu mnyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Di tulisan ini, saya tidak akan terlalu banyak membicarakan tentang pergulatan pribadi saya dalam mengajar, tetapi lebih banyak berbicara tentang materi TIK untuk siswa-siswa SMA yang sangat tanggung. Mengapa tanggung ?
Posting kali ini saya gunakan untuk memberikan kesempatan pada siswa-siswa saya untuk menuliskan komentar, tentang karya desain grafis yang disukai. Kemudian mencantumkan alamat url dimana karya tersebut berada. Tugas ini saya berikan sebagai pengantar materi desain grafis untuk kelas X semester 2.
Adapun standar kompetensi untuk semester ini adalah: siswa dapat menggunakan perangkat lunak grafis. Bagi para siswa, silahkan gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Komentar akan dimoderasi, sehingga komentar/jawaban yang sesuai pertanyaan saja yang akan ditampilkan. Mengingatkan kembali untuk pertanyaannya:
Desain grafis karya siapa yang Anda sukai ? Tulislah alamat url Anda mendapat karya tersebut. Jangan lupa untuk menuliskan nama, kelas dan nomor Anda.
Sudah empat tahun mata pelajaran TIK masuk ke kurikulum sekolah dan tidak terasa juga, saya sudah mengajar hampir empat tahun. Banyak hal-hal yang masih harus diperbaiki, termasuk susunan kompetensi yang akan diberikan ke siswa.
Kurikulum TIK cenderung untuk berubah secara cepat dan mau tidak mau kita juga harus mengikutinya, karena itu merupakan konsekuensi kita sebagai guru TIK. Misalnya saja, dulu ketika saya masih belajar, saya masih menggunakan photoshop 5, sedangkan pada waktu awal mengajar saya sudah menggunakan photoshop 7 dan bahkan saat ini sudah mencapai versi CS 3. Memang inti dari pengajaran tidak berubah, namun perkembangan dan tool-tool perangkat lunak tersebut juga secara langsung berpengaruh terhadap proses pembelajaran di lab. komputer. Download soal-soal TIK ?