Tips Agar Siswa Berprestasi

Advertisement

Minggu lalu, saya berkesempatan mendampingi siswa untuk mengikuti lomba Kuis Ki Hajar 2011 yang diselenggarakan oleh Pustekom Kemendikbud. Bagi saya ini merupakan pengalaman pertama mendampingi siswa sampai kejuaraan tingkat nasional. Banyak pengalaman-pengalaman menarik yang saya temukan dalam kegiatan ini.

Setelah berhasil mengalahkan pesaingnya di propinsi, siswa saya berkesempatan mewakili tingkat SMA di DIY untuk maju ke tingkat nasional. Di tingkat nasional siswa saya bersaing dengan 14 peserta lainnya dari seluruh Indonesia (meskipun tidak semua propinsi). Kegiatan lomba berlangsung selama 3 hari mulai dari babak penyisihan sampai Grand Final.

Babak pertama panitia mengeliminasi 5 peserta tiap tingkat. Babak kedua, panitia mengeliminasi 5 peserta lagi tiap tingkat dan tersisa 5 peserta untuk mengikuti Grand Final secara live. Dengan perjuangan yang cukup berat, siswa saya akhirnya menjadi pemenang Juara II.

Dalam kegiatan tersebut saya sempat berbincang-bincang dengan guru dan orang-tua mengenai proses pendampingan anak-anak mereka. Sebagian besar siswa memang pernah mengikuti kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, baik OSN maupun lomba-lomba lainnya. Maka dari itu saya sempat mengorek beberapa tips dari orang-tua yang siswa-siswanya bisa berprestasi.

Tips-tipsnya sebagai berikut (mungkin Anda bisa menambahkan sendiri di kotak komentar).

1. Pendampingan optimal di lingkungan keluarga sejak dini

Keluarga merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan anak, karena di lingkungan keluargalah anak-anak mengenal pendidikan dari dasar.  Mulai dari membaca, menyanyi, menghafal huruf, bermain dan lain-lain.

Banyak orang-tua yang siswanya berprestasi memberikan cerita-cerita, dongeng atau penyebab terjadinya sesuatu. Hal inilah yang mungkin secara tidak langsung yang tanpa kita sadari ditangkap oleh anak-anak sejak dini. Memberikan cerita-cerita ilmiah pada anak-anak menurut mereka sangat berpengaruh terhadap rasa keingintahuan anak terhadap sesuatu, sehingga ketika mereka tumbuh besar, mereka punya daya imajinasi yang besar terhadap pengetahuan atau science.  Jadi bagai Bapak/Ibu yang sekarang memiliki anak usia > 3 tahun tidak ada salahnya rajin menceritakan cerita-cerita ilmiah sebelum tidur, agar anak ketika besar bisa berprestasi.

2. Pilihlah sekolah yang berprestasi

Setelah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah menjadi faktor penentu keberhasilan siswa. Ada baiknya Bapak/Ibu memilihkan sekolah untuk anak-anaknya di sekolah yang berprestasi bagus. Di sekolah yang berprestasi anak-anak kita akan lebih termotivasi untuk belajar, terdorong rasa ingin belajar yang tingggi, sehingga bisa membentuk pribadi siswa yang selalu siap untuk berkompetisi.

3. Fokuskan Minat Anak

Di sekolah banyak matapelajaran yang harus dikuasai siswa. Tentu saja, siswa memiliki minat-minat terhadap bidang-bidang tertentu. Dan tidak semua bidang harus dikuasai oleh siswa. Sikap orang-tua sebaiknya mengarahkan anak terhadap kesukaan siswa dan memberikan pemahaman yang positif mengenai masa depannya.

Kalau siswa memang suka menyanyi, tidak ada salahnya orang-tua juga mengikuti keinginan anak. Orang-tua bisa saja menyekolahkan di kursus vokal, musik dll. Begitu juga jika siswa suka melukis, bermain musik, matematika, orang-tua wajib mendukung keinginan anak daripada memaksakan sesuatu terhadap anak yang mereka sebenarnya tidak suka.

Orang-tua juga sebaiknya memfokuskan minat siswa, agar tidak semua mata-pelajaran dikuasai yang membuat anak hanya menguasai sedikit-sedikit.

Demikian beberapa tips dari orang-tua yang sempat saya ajak ngobrol ketika saya mendampingi lomba di Hotel Ibis, Selasa, 25 Oktober 2011 sampai dengan Jumat, 28 Oktober 2011.

Daftar Pemenang Ki Hajar 2011
SD
Juara 1    : Annova Wilcah Diawara (SD Negeri 3 Lamongan Jawa Timur)
Juara 2   : Fadia (SD An Nissa Jakarta)
Juara 3   : Afifah Maulida (SD SN Karang Mekar 1 Banjarmasin)

SMP
Juara 1    : M. Ilham Akbar Syamsuddin (SMP N 1 Lamongan Jawa Timur)
Juara 2 : Edwin Suyitno (SMP Kalam Kudus Surakarta Jawa Tengah)
Juara 3 : Nathan Kevin P.Siagian (SMP N 6 Banjarmasin)

SMA
Juara 1    : Henry William Burhan (SMA Kristen Tomohon)
Juara 2 : Andreas Christian Yuwono (SMA Kolese De Britto Yogyakarta)
Juara 3 : Adhika Widya Sena (SMA Al Azhar 4 Bekasi)

Wakil DIY untuk tingkat SD masuk 10 besar.
Wakil DIY untuk tingkat SMP masuk 10 besar.
Wakil DIY untuk tingkat SMA Juara 2.

Semoga bermanfaat untuk para pembaca!

Salam,

Istiyanto

Advertisement
Tips Agar Siswa Berprestasi | istiyanto | 4.5