Workshop Build E-Learning With Moodle

workshop-moodle 

Tanggal 1 September akhirnya datang juga. Bukan karena menunggu gajian, tetapi karena saya menunggu datangnya bandwidth baru di bulan baru ini agar saya dapat posting kembali di blog ini. Ya, setelah memasang plugins Aizatto’s Related Post beberapa minggu yang lalu, bandwidth saya “diobrak-abrik” hingga mencapai 3.5 GB, padahal saya hanya berlangganan 1.5 GB untuk setiap bulannya. Itu berarti saya sudah melakukan penambahan bandwidth sebesar 2.5 GB dengan sedikit merogoh kocek. Maklum, ini merupakan pengalaman pertama saya berlangganan hosting dan domain, sehingga belum begitu terampil memilih provider yang murah, layanan bagus dan keamanan terjamin. Tapi satu hal yang menurut saya bagus dan tidak perlu diragukan, yaitu dari segi pelayanan. Anda dapat mencobanya kalau tidak percaya.

Kamis, 28 Agustus 2008, saya dan teman saya (Pak Sanusi) mengikuti workshop “Build E-Learning With Moodle” yang diselenggarakan oleh INIXINDO JOGJA dan CICC di Plaza Telkom Semarang. Meskipun dengan perjalanan yang penuh liku-liku (macet), tapi akhirnya kami dapat mengikuti workshop sehari tersebut dengan semangat di PlazaTelkom Semarang. Bagi saya workshop tersebut bukanlah yang pertama, karena saya beberapa kali  telah mengikuti workshop tentang moodle di Jogja. Anda bisa melihat salah satu contoh situs e-learning yang menggunakan aplikasi moodle di sini, yaitu situs Jogja Belajar. Bahkan situs e-learning ini menyertakan aplikasi JLG (Jogja Learning Gateaway) dan JVS (Jogja Virtual School), sehingg setiap sekolah dapat mendaftarkan untuk mendapatkan aplikasi moodle tersebut.

Dalam workshop tersebut lebih banyak dibahas mengenai pengolahan atau proses administrasi moodle (instalasi dan pengaturannya).

Yup, moodle sebagai salah satu aplikasi CMS gratis dan terbuka memiliki banyak pengguna daripada aplikasi CMS yang lain.  Dan juga dari segi pemeliharaan, jelas moodle memiliki keunggulan dan kemudahan. Sayang sekali workshop tersebut hanya sehari dan pembahasannya juga tidak sampai proses penginstalan/upload agar dapat ditampilkan secara online.

Jika saya melihat fasilitas Fantastico di cpanel saya, moodle termasuk salah satu aplikasi yang disertakan, sehingga kita dapat menginstall secara langsung melalui aplikasi moodle melalui fasilitas tersebut. Cara lain adalah dengan menginstall secara offline di komputer kita, kemudian kita upload menggunakan filezilla atau aplikasi yang lain.

Namun sayang, jika kita ingin menginstall moodle, maka minimal kita memilki space 60 MB untuk hostingnya. Hal ini belum termasuk gambar, file-file yang ingin kita sertakan dalam moodle. Katakanlah 100 MB untuk amannya agar Anda dapat menginstall moodle secara online dan Anda dapat melihat berapa kira-kira uang yang kita keluarkan di sini (c0ntoh saja).

Terlepas dari itu semua, menurut saya moodle merupakan aplikasi CMS yang cukup baik untuk diterapkan sebagai e-learning di sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Mari kita terus berkarya demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Klik di sini untuk melihat foto-foto workshop  lainnya.

Workshop Build E-Learning With Moodle | istiyanto | 4.5